Showing posts with label kisah kehidupan. Show all posts
Showing posts with label kisah kehidupan. Show all posts

Monday, July 30, 2012

when yesterday is unpredictable



yasudahlah kalo memang ditakdirkan seperti itu. 
Dia memang Maha membolak-balikkan hati. 
semoga diberi yang terbaik, itu saja :))

#ketika yg dulu tak sesuai dengan kini dan sebaliknya :'(



Friday, April 6, 2012

#LDR

Orang yang bilang "Jangan #LDR " = "Yang pernah gak sanggup jaga kesetiaan"
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = "orang yang pernah gak bisa jaga kepercayaan"
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = "Pecundang Sabar"
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = "korban perselingkuhan atau yang gak bisa nahan kangen"
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = "yang pernah menyerah nunggu pacarnya dateng karena kelamaan | gak sabar"
Orang yang bilang "jangan #LDR " = "orang yang ga bisa jaga nafsu" *ops ~ @Pratiwisamandi
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = "yang gak tahan godaan cinta" ~ @ririkakaa
Orang yang bilang "jangan #LDR " = "orang yang pernah ke goda sama orang ke 3"
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = "orang yang ga mau susah" ~ @VinAisy
Orang yang bilang "Jangan LDR" = orang yang pelit uang sama pulsa. ~ @octaviaindaa
Orang yang bilang "jangan #LDR " = "Orang yang gak pernah mengerti betapa berartinya sebuah pertemuan"
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = yang gak mau keluar modal besar -_- ~ @anggunyoshi
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = "yang pelit pulsa & cintanya berat diongkos"  ~ @ririkakaa
Orang yg bilang "Jangan #LDR " = org yg gak pernah tahu betapa pentingnya satu menit sama org yg kita sayang ~ @dinikopi
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = org yg nggak tahu serunya kirim-kiriman paket sama pacar! :D ~ @dinikopi
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = orang yg rasa kesetiaan'a sedikit :D ~ @wullanNdudd
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = orang yang menutupi kalo sebenernya dia ga laku *ups :D ~ @rannanha
Orang yg bilang "Jangan #LDR " pasti belum pernah ngerasain serunya buat kejutan diem2 dtg ke kota pacar :D ~ @dinikopi
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = orang yang ga bisa diajak berkomitmen :D ~ @morenprastiyo
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = orang yang ga ngerti tantangan cinta ~ @kaniaaksan
Orang yang bilang "jangan #LDR " = "Orang yang maunya seneng doang, gak mau susahnya"
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = " Orang yg gaptek " ~ @Huda_Vinci
orang yang bilang jangan #LDR = orang yang gak tau namanya perjuangan cinta ~ @kinantiiii
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = orang yang gak suka tantangan! ~ @nurfaaa
Orang yang bilang "Jangan #LDR " = orang yang gak bisa nabung uang cuma buat ketemuin pacar yang jauh.
Orang yang bilang "jangan #LDR " = "orang yang takut buat berkorban ! CEMEN !” ~ @nodMR


setuju banget deh :))



Wednesday, February 22, 2012

qoutes of this session


Hidup adalah umpama sebuah buku. Setiap hari akan berganti goresan dalam tiap lembar kehidupan. Oleh sebab itu, awali pergantian hari selalu dengan semangat perubahan ke arah kebaikan, karena Anda adalah 'tokoh pelakon' dalam tiap lembar kehidupan itu sendiri. - You're most welcome to SHARE –

Ikutilah irama kehidupan, nikmati segala yang terjadi, lalu jalani dengan satu keyakinan & tekad yang bulat, hingga suatu saat semuanya sesuai dengan apa yang kita inginkan. Jangan menyerah.

Menangislah jika kau ingin menangis. Namun kembalilah untuk tersenyum...


Buat temanku yang sedang dirundung kekecewaan.... Dewasalah sayang! Agar sabar tak lagi sekedar singgah, agar dirimu menjadi orang yang lebih bijak, agar engkau bisa berdamai dengan keadaan dan sabar menghadapi segala macam kekecewaan. Beranilah. Jadilah orang yang paham! InsyaAllah engkau akan mendapatkan ANUGRAH dari-Nya!


*Anne ahira


Friday, December 30, 2011

Patah hati..??

Hallo para pembaca setia blog abal-abal saya (yakin tuh ada yang setia baca blog kamu? | yakin2 aja deh buat meyakinkan diri *loh?)


Salam hangat dari saya blogger abal-abal, di penghujung bulan sekaligus penghujung akhir tahun 2011 ini. Semoga kebahagiaan dan keberuntungan selalu mengiringi kita di tahun berapapun kita diberi hidup|salam|selamat pagi menjelang siang|

Patah hati, entah itu putus cinta. entah itu cintanya kandas di persimpangan jalan (emangnya jalan cinta dimana?). entah cintanya bertolak sebelah tangan (loh emang kalo nyatain cinta pake tepuk kedua tangan ya?saya jadi terpikir),entah cintanya karena KDP (Kekerasan Dalam Pacaran) dan entah cintanya ditinggal lari sama sang kekasih gara-gara orang pertama, kedua, ketiga bahkan orang ke sekian sekalipun. Errrrr.

Akhir-akhir ini home facebook saya bertebaran status-status yang mengindikasikan mereka sedang patah hati. Saya jadi ngerasa gimanaa gitu, mencoba meraba-raba memori saya, apa saya dulu juga begitu ya ketika patah hati?haha. Parahnya nih, kalo menurut pandangan saya, orang patah hati itu kok jadi terlihat gila sesaat ya? Hehe ya maaf. Soalnya gini, saya mencoba mengamati statusnya tiap kali diupdate. Dan saya yang membacanya jadi pengen ketawa sendiri. terkadang malah senyum-senyum geleng-geleng kepala malahan. Hehe. maaf. Tapi saya tahu kok apa yang kalian rasakan saat itu. I know you so well. #eh?

Oke. Saya akan menuliskan beberapa pernyataan, saya kasih contoh status updatenya juga noh buat

Sunday, December 25, 2011

selamat dua puluh empat


Pagi ini, 25 Desember 2011. Langit Solo masih ceria seperti kemaren, tapi mungkin akan jatuh mendung siang menjelang sore nanti.


Satu mingggu yang lalu saya baru melepas kerinduan bersama keluarga. Walaupun mungkin untuk kepulanganku kali itu cukup disibukkan oleh bapak ibuk dengan ketiadaannya mbah ju.  Namun saya cukup terhibur ditemani dengan 3 kurcaci di rumah, Ima Isma dan Himam. Mereka lagi liburan sekolah. Tak lupa juga mbak : Hera, walau bekerja membuatnya jarang menghabiskan waktu di rumah.

24 tahun yang lalu, adalah awal dari disatukannya janji suci itu, hingga kemudian aku terlahir di dunia dengan ditemani 1 kakak perempuan, 4 adek perempuan dan 1 adek lelaki. Banyak anak, banyak rezeki, kata orang dahulu. Memang, Alhamdulillah selalu diberi rizki yang cukup pada keduanya,, sampai-sampai putrinya yang kedua ini selalu dibilang ‘genduuut’ semenjak ia lahir hingga semester 7-pun.

Sang bapak memang tipe pekerja keras *banget*. Berbagai usahanya telah ia tekuni walau sempat jatuh bangun dan mungkin sempat gulung tikar sebagai seorang wiraswasta. Saya salut sekali!!!  Tapi mungkin itu memang sudah menjadi kewajibannya  sebagai penopang keluarga yang tergolong keluarga besar ini. Sang ibu juga ndak mau kalah. Setelah anak-anaknya dirasa cukup besar, beliau kini tak mau tinggal diam sebagai Ibu rumah tangga. Keseharianya menjaga toko seragam sekolah dan embel-embelnya sudah diawalinya semenjak 3 tahun silam. Tentunya dengan kesetiaan sang ayah mengantar jemput untuk jarak yang tidak dibilang dekat dari rumah. Romantis sekali. :*

Hari ini, tepat tahun ke dua puluh empat tahun kebersamaan menyelimutinya dengan anugerah enam anak-anak yang sholeh dan sholehah berkat didikannya. ya, bapak dan ibuk memang sudah mengajarkan pendidikan agama semenjak kecil, sehingga sekolah-pun dari TK sampai SMP harus berbasic Islam. Terima kasih pak, buk, semua anjuranmu memang tidak ada yang salah. Aku sekarang bisa menyadari dan memahaminya. Mungkin kelak kalo aku jadi orang tua-pun akan begitu. Mohon doanya ya..

Sayangnya, di usianya yang kedua puluh empat ini, aku tak bisa hadir diantara mereka. Aku pun sudah berencana merakitkan kado dengan kelima putra-putrimu yang lain, tapi ternyata belum diijinkan sama Allah. Semoga di ulang tahun perak tahun depan bisa ada pesta kecil-kecilan dari kami.

Doa ku,
Semoga tetap menjadi bapak dan ibuk yang jadi kebanggan dan panutan kami.
Semoga selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjemput rizki
semoga semakin sakinah, mawaddah, warrohmah dalam menjalani perahu kehidupan.
Dan semoga selalu disayang Allah.
Kami : Ira, Ifa, Ina, Ima, Isma, Himam sayang bapak ibuk selalu.

HAPPY 24th ANNIVERSARY


Monday, December 19, 2011

Mawar layu-Melati-pun bertebaran


Kalo mengingat bahwa semua adalah titipan Tuhan yg sewaktu-waktu dapat diambil-Nya, saya rasa kita akan lebih bijaksana melepaskan apa yang kita miliki untuk diambil dari Sang Pemilik :)

Rabu, 14 Desember 2011 silam
Kampung Kauman Pekalongan terlihat mendung. Ada rasa duka menyelimuti beberapa kepala keluarga dan anggotanya. Seperti langit yang sebagian tertutup awan, dan malamnya hujan.

Sudah sakit sedari lama. sudah di atas umur, juga. mungkin hal itu yang membuat sebagian orang bisa menerima dengan adanya kabar duka itu. innalillahi wa innailaihi roji’un. Walau tak sempat melihat tubuhnya yang terbujur kaku di nafas-nafas terakhir, semoga memang dalam keadaan khusnul khotimah Kau mencabut nyawanya.

Selamat Jalan Mbah Ju, semoga engkau tenang di sana. Semoga engkau dimudahkan jalannya menuju Surga-Mu. Dan semoga doa kami tetap terlantun mengurangi siksamu disana.
Maafkan kami yang belum bisa berbuat baik sepenuhnya kepadamu, terlebih di saat-saat terakhirmu. Semoga mendapat tempat  terindah disisi-Nya.

Saturday, September 24, 2011

cinta pertama : cinta sepanjang masa^^




Heiiii Kamu. Iya. Kamu yang sempat membuat dunia ini begitu indah semasa aku merasakan bangku sekolah. Hihihi. Entah dari mana awalnya, dan entah mengapa ada rasa yang ku simpan diam-diam padamu. Aku sendiri tak mengerti tepatnya sejak kapan aku merelakan ruang kosong di hati untuk dipenuhi dengan angan tentangmu. Aku juga tak mengerti dengan rasa yang ku tanamkan ini. Dibilang cinta monyet ya bisa, cinta merah jambu ya mungkin, cinta pertama,,,ya nggak salah, nano-nano deh rasanya.  hihhihi…

Aiiiihh,, lucu sekali kalo seketika ku melihat ke belakang hidupku. grogi, salah tingkah, keringat panas dingin, dan malu-malu yang tak bisa ku tutupi ketika berpapasan denganmu, atau tak sengaja beradu pandangan denganmu atau sekedar ngobrol yang tak berlangsung lama karena hanya sepatah dua patah yang kita ceritakan :D terlebih wajah merahku yang tak bisa ku sembunyikan ketika ada sesuatu yang melibatkan aku dan kamu dan berhasil diboomingkan oleh kekompakan supporter. Ya, temanku, temanmu juga tentunya, memang selalu berhasil membuatku malu dihadapanmu, di hadapan mereka, bahkan dihadapan guru-guru kita. dan lucunya aku, dulu menafsirkan kalo jodoh itu ya seperti ini *konyol sekali aku, wkwkwk*. Gimana enggak, banyak hal dan kejadian yang nggak sekali dua kali adaaa saja sesuatu yang memang pas banget buat kita. ah, pokoknya nggak jarang deh :D

masa kecil dan labilku memang lucu kalo dikaitkan dengan ‘rasa’ ini. sampai-sampai ku menemukan ‘diary book’ bersampul biru yang sudah cukup berdebu, tak terkunci lagi, namun masih sangat jelas coretan-coretan di dalamnya. Semuanya tentang kamu!! :D wow, nggak bosen-bosennya aku ketika waktu itu hanya berteman kertas dan pena, dan merangkai kata sepanjang halaman demi mengenang keseharian yang ku lalui dengan adanya kamu di sekitarku.

Mungkin………….sampai sekarang, aku dewasa, kamu dewasa, kamu nggak merasa dan nggak tahu-menahu soal rasa ku ini. Tapi, tak dipungkiri juga kalo seharusnya kamu cukup tau dan mengerti. Entah semuanya kamu anggap hanya kebetulan, guyon, atau pacokan. Tapi, ku rasa kamu cukup tau dari tingkah aneh dan wagu-ku ketika berada di hadapanmu. *huwaaaa muka memerah*

Jalanku bukan jalanmu. Selama ku melewati masa-masa ABG dan remaja, pun dengan kamu di 
sekitarku, lambat laun rasa itupun hilang dan berhasil tergantikan. Namun, dengan cukup lamanya kita berada di dunia yang sama,  terkadang membuatku sulit untuk menjaga rasa yang sudah seharusnya aku jaga, dengan kedewasaanku. Hm,,,entah kenapa aku dan kamu dipertemukan dalam waktu yang tak tak singkat sepanjang kanak-kanak hingga remajaku. 

Tuesday, September 20, 2011

Puisi Aku Seorang Guru



Lihatlah...seharian, aku telah diminta menjadi seorang aktor, teman, penemu barang hilang, psikolog, pengganti orang tua, penasihat, hakim, pengarah, motivator, dan pembimbing rohani murid-muridku…
Meski tersedia peta, grafik, formula, kata kerja, cerita dan buku, aku sebenarnya tidak punya apa-apa untuk diajarkan karena murid-muridku sebenarnya hanya mempunyai diri mereka sendiri untuk belajar... 
Aku sebuah paradoks. Aku paling keras berbicara dan aku paling banyak mendengar. Karunia terbesarku terdapat dalam kerelaanku menerima murid-muridku dengan sikap menghargai.

Kekayaan materi bukanlah salah satu tujuanku tapi aku seorang pencari harta karun, yang selalu mencari peluang baru bagi murid-muridku—peluang untuk menggunakan bakat-bakat mereka –dan yang selalu mencari bakat-bakat yang kadang tersembunyi dibalik sikap menyerah.

Dulu..aku bercita menjadi seorang dokter…namun sekarang dengan aku menjadi seorang guru, aku merasa bahwa akulah yang paling beruntung diantara semua pekerja.
Karena seorang dokter diijinkan untuk mengantarkan kehidupan dunia dalam satu saat ajaib. Aku diijinkan melihat kehidupan itu dilahirkan kembali setiap hari dengan pertanyaan baru, gagasan baru dan persahabatan baru dari semua muridku.

Ketika seorang arsitek tahu bahwa jika ia membangun dengan teliti, bangunannya mungkin akan berdiri berabad-abad. Namun seorang guru tahu bahwa jika ia membangun dengan cinta dan kebenaran, apa yang ia bangun akan abadi.

Aku tidak membutuhkan tempat rekreasi atau hiburan untuk meredakan rasa sedih yang terkadang datang bersama masalah-masalah, karena disini ketika didepan gerbang sekolahku, semua itu akan larut bersama senyuman, ketulusan dan cinta tulus murid-muridku yang terpancar dari mata, senyuman, harapan dan sambutan hangat mereka setiap pagi... 

Aku seorang pejuang, setiap hari bertempur melawan sikap negatif, rasa takut, cara berpikir seragam, prasangka, kebodohan dan kelesuan. Tapi aku mempunyai sekutu-sekutu hebat : kecerdasan, rasa ingin tahu, dukungan orang tua, kreatifitas, cinta, tawa—semua bergegas menghampiriku dengan dukungan luar biasa.

Kepada siapa lagi aku berterimakasih atas hidup indah yang begitu beruntung bisa kujalani ini selain kepada kalian ; masyarakat dan para orang tua. Karena kalian telah memberiku kehormatan besar dengan mempercayaiku untuk mendidik, sumbangan terbesar kalian bagi keabadian –anak-anak kalian.
Dan demikian aku mempunyai sebuah masa depan yang menantang, penuh petualangan dan yang menyenangkan karena aku diijinkan melewati hari-hariku dengan masa depan.

Kubuka mata dipagi hari, aku ingat bahwa hari ini aku akan bertemu dengan banyak kebahagiaan dengan murid-muridku…ya aku seorang guru…dan untuk itu aku bersyukur pada Allah setiap pagi..setiap hari.

Aku menyentuh masa depan…karenanya aku menjadi guru !




*addapted from John Wayne Schlatter dalam Chicken Soup For Teacher Soul*

Wednesday, August 17, 2011

MERDEKA!!



DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA!!!

Selamat mengulang hari lahir, Indonesiaku!
66 tahun sudah kau terbebas dari belenggu penjajah  yang menyiksa hari-harimu,
rakyat, bangsa, dan tanah airmu

Engkau yang rela tergopoh-gopoh bersembunyi dibalik peluru tajam
Engkau yang rela berhujan-hujan dibawah ayupan bebatuan
Engkau yang rela membiarkan jantung berdetak kencang di depan musuh yang menghadang
Engkau yang telah mati-matian mengambil label “MERDEKA”
Hingga merah putih berhasil kau kibarkan di bumi tercinta

pahlawanku,
ya, engkaulah pahlawan jagad raya
yang namanya selalu dikenang
yang pengorbananmu selalu menjadi cerita unik nan mengharukan
Jasamu sungguh tiada tara

Selalu ku sisipkan Terima kasih tak terhingga di jiwa ini
Atas hadiah “MERDEKA” dari engkau
Sungguh kami penerus bangsa yang sangat beruntung
Menikmati kibarnya merah putih dengan tangan terbuka

Monday, July 18, 2011

Lima Puluh Satu Tahun ^^

== Senin, Delapan belas Juli Dua Ribu Sebelas  ==


Pagi-pagi buta dapet sms dari ina *adek saya* : “Mbak, ojo ngucapke sik ya, bareng2 wae ngko bengi”
Hm,,okelah kalo begitu.

Semalem sebenarnya saya insomnia, sempat sekali mengamati jarum jam bergerak ke angka 12. Tepat 00.00 di hape saya. Ah, tapi tak ada yang kulakukan untuk seseorang di seberang sana. Harusnya bisa nih ku ucapin sekarang. Tapi dalam hati berbisik, “besok sajalah, jam segini pasti masih istirahat. Lagian, (mungkin) nggak begitu penting ya buat yang sudah berumur dapet ucapan tepat jam 00.00”. 
–emangnya aku, yang selalu ngarep dapet ucapan pas 00.00 entah dari siapapun, hehe. Ketahuan deh, nyengir-nyengir ~XD

Matahari mulai menampakkan kuningnya, pagi pun mulai berubah menjadi agak siang. Jam 09.00.
Dapet sms dari hera *mbak saya* : “Defa, ngucapin selamat dunk…”
Lhah??nada smsnya kayak gitu, pasti cuma aku nih yg belum ngucapin. kok malah aku jadi orang terakhir yang ngucapin? Mentang-mentang cuma aku yang nggak masih di perantauan?  Ah, pasti disana sudah berburuk sangka kepadaku : lupalah, sombonglah, nggak ingetlah. Yah yah yah, kecewa saya.
Piye tho mbak, dek, katanya ngucapinnya bareng-bareng ntar malem? Kok jadi diubah skenarionya? Ah, tu kaan saya tersorot jadi yang melupakan hari ini, tanggal itu. -,- maaf bunda, bukan maksud kok, beneraaan deh..

Tanpa dua kali berpikir seperti biasanya,ku ambil hape dan langsung ku tekan tombol merah pada kontak ‘ibuk’.
“Hallo, assalamu’alaikum, selamat ulang tahun buk… semoga selalu sehat, sayang dan disayang keluarga, semoga tak berkurang kesabarannya 1% pun, dan semoga selalu dilipatgandakan rejekinya sama Allah..”
Ibuk : “ammiiin,, mana kadonya”  #ah, biasa ibu-ibu ya, masih saja suka becanda gitu :)
“kan kadonya udah duluan buk, yang kemaren itu lhooo..”
“ooww, pantes waktu ngasih nggak ada embel-embel ala kamu..”
Hihihi,,Ah, ibuk bisa aja,,,, hehe.. semoga bermanfaat dan senang menerimanya yaa… :)

Seperti tahun-tahun lalu, pasti malam harinya ada ‘surprise party’ kecil-kecilan ala keluarga. Pasti seru. Yah, sayangnya nggak bisa hadir. Blackforestnya itu lhoo yang bikin sedih nggak bisa ikut mencicipi. Cuma bisa gigit jari deh di kosan waktu diiming-imingi lewat telp. Yah, lewat telp mana bisa nyicip, buk..
Tak apalah, semoga tak hadirnya saya, tak mengurangi kebahagiaan di rumah tercinta sana. “kalo keluarga di rumah bahagia, saya ikut bahagia kok”  #halah, tenane? :p

“HAPPY 51 th BIRTHDAY Mom”

U’re the best Mom In the world :) :)








Friday, July 8, 2011

cerita soal mantan (2)


Sekedar berbagi (lagi) ...

Cerita soal mantan memang nggak ada habisnya, apalagi kalo perasaan sayang itu masih ada. Tapi, memang nggak bisa dipungkiri, rasa sayang kadang timbul karena kita teringat kenangan indah sama mantan. Yang jadi persoalan, saat kita hanya mengingat kenangan-kenangan indah, dan si mantan ternyata udah punya cewek lain, kita nggak bisa melanjutkan hidup dan mengambil kesempatan yang ada di depan mata.

Wajar aja sih kalo kamu sekarang masih BELUM bisa melupakan mantanmu. Kamu mengharapkan dia untuk membalas rasa sayangmu, tapi ternyata dia sudah memilih cewek lain. Girls, kamu nggak bisa mengharapkan balasan rasa sayang dari cowok lain, karena sebenarnya yang kamu ingat adalah mantanmu. Itu nggak adil buat cowok-cowok lain yang pengen dekat sama kamu.

Sebaiknya, isi waktumu dengan aktivitas yang super padat. Dan jangan beri kesempatan buat dirimu sendiri untuk melamun atau menganggur. Aktivitas yang padat bisa bikin otakmu bekerja penuh menyortir kenangan soal mantanmu keluar dari pikiranmu.
Otomatis, saat kenangan mantan sering menyingkir dari pikiranmu, perlahan-lahan kamu akan ‘melepas’ mantanmu untuk pergi. Sekali lagi, jangan lampiaskan kekosongan akan kasih sayang mantan dengan berhubungan dengan cowok lain. Saya yakin, justru akan menambah masalah lagi. Semangat!!!

Olga! Girls magazine

Thursday, July 7, 2011

cerita soal mantan (1)

haaaii blogger sejati,,,aku pengen berbagi nih,, iseng2 hasil membaca...yaa karena saya lagi nganggur eh lebih tepatnya kuliah lagi nggak ada tugas or ujian,,alias libur,,alhasil membaca menjadi  salah satu hal yg dapat membuat saya tertarik..

Membangun hubungan yang stabil dengan seseorang memang nggak mudah. Terlebih lagi ini dengan seseorang yang kita kenal dengan nama cowok. Beberapa cowok memang terlahir menjadi seseorang yang egois. Dan kita cewek terkadang harus menyesuaikan keadaan itu, selama sama-sama nyaman. Membangun sebuah hubungan itu modal utama dan pertama adalah kemyamanan. Lainnya mengikuti setelah kita bisa mendapatkan kenyamanan itu.  Seandainya nggak tercapai, buat apa kamu meneruskan hubungan itu.

Yang kamu butuhkan sekarang adalah menghadapi kenyataan. Kenyataan bahwa cowok itu nggak ocok untukmu. Mungkin dia cenderung labil. Sebaiknya, tegaskan ke dia soal bagaimana perasaannya ke kamu. Sekaligus soal hubungan kalian. Kalao nggak ada kejelasan, Lepaskanlah!


Awalnya mungkin nggak mudah melupakan, tapi sekali lagi, yang kamu perlukan hanyalah menghadapi kenyataan. Nggak perlu sibuk menanamkan rasa benci ke dia. Tetapi tanamkan rasa percaya dirimu, bahwa kamu terlalu berharga untuk dibuat nggak nyaman apalagi disia-siakan. Gali lagi potensi dirimu. Tunjukkan kamu kuat dengan prestasimu!

Olga! Girls magazine

Monday, June 20, 2011

be calm in heaven : my beloved friends



Sore itu, kau terlihat begitu cantik,,Paling cantik dari yang selama ini ku lihat. Aku pun hanya bergumam, menyesal tak ku ucapkan langsung padamu sore itu. Tingkahmu pun sungguh aneh sore itu. Ku tak menemukan keusilanmu, cerewetmu, bahkan ‘cemprengnya’ suaramu..Yang ku amati, sore itu kau hanya diam, seperti bukan dirimu…Bahkan ketika ku mengusilimu, kau pun tak berkutik membalasnya..

Aku sudah merasakan keanehanmu itu sejak beberapa hari sebelum sore itu,Untungnya, sore itu aku tak menolak ajakanmu..Padahal sebelum kau mengajakku, aku sudah berniat untuk langsung pulang ke rumah karena hari itu badanku begitu lelah..Ya, kamu mengajakku membeli jagung bakar..Sepanjang perjalanan, keanehanku akan dirimu masih saja ku rasakan,Kau benar-benar seperti tidak biasanya…

Sesampai di sana, ternyata penjual jagung bakar tidak nampak, alias tidak jualan..Aku sempat menawarimu membeli di tempat lain,Tapi kau menolaknya,,Kau memilih membeli Es Jus, ‘untuk ibu dan adekku di rumah’, kamu bilang..Ketika ku menawari untuk mengantarmu membeli Es jus, kau menolak..Ya sudah, ucapku..


Di pertigaan jalan, pemisah antara jalan menuju rumahku dan penjual Es Jus, tak biasanya aku mengucapkan ini pada dirimu, “dadaaagh, hati-hati yaaaa…”

Sesaat setelah ku membiarkannya jalan sendiri, entah mengapa, aku berpikir, “rumah dia masih jauh, kenapa dia tidak main kerumahku dulu seperti biasanya? Yah kalau ada apa-apa di jalan, semoga dia ke rumahku dulu”


Sesampai di rumah, aku membersihkan diri, dan langsung menempatkan diri di atas  kasur, HP kusilent (tidak biasanya) dan mata ku pejamkan..Akupun terlelap sampai maghrib tiba, dan tidak merasakan sedikitpun getaran dari HP,,Ya, ketika aku bangun, dilayar HP tertulis, 5 missed calls and 6 messages received
Semua missed call dari private number dan nomor yang tidak ku kenal,,Namun, aku begitu khawatir padamu ketika membaca salah satu pesan yang menanyakan berapa nomor plat motor kamu??

Aku sudah merasa tidak enak dengan missed calls dan pesan-pesan itu,,entah kenapa, aku berpikir buruk padamu.. aku sungguh mengkhawatirkanmu..hal yang tidak biasa..Akupun menunggu balasan pesan dari temanku, aku telpon, tapi tak ada sahutan..Seusai sholat maghrib, baru…saja aku  salam dari sholat, adikku memberikan HPku karena ada telephon..baru satu ucapan dari balik telephon, tapi aku sudah menggertaknya..aku tak percaya,, dan air mataku pun mengalir seketika itu.. :’(
aku menutup telepon itu dan menanyakannya pada yang lain,
ternyata kabar itu benar adanya…

aku sungguh tak menyangka dan tak percaya..
ternyata ini jawaban dari semua keanehanmu yang ku rasakan beberapa hari terakhir, sebelum sore itu..

aku tak menyesal menjadi orang terakhir di duniamu sesaat sebelum kau meninggalkannya..
3 tahun sudah kau meninggalkan keluarga, sahabat, teman, dan orang-orang yang sayang padamu..
Tak bisa lagi ku melihat wajah cantikmu, paras ayumu, pipi peotmu, suara khasmu, dan keusilanmu..
kau benar-benar teman yang unik, sahabat yang langka..
Tetap tenang disana kawan, doa kami selalu untukmu, cantiiik J

“Di kala mata bertemu dengan mata…
biarkan hati yang bicara..
terima kasih sobat……
kehadiranmu begitu berarti bagiku…”
“Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah”

Tuesday, June 14, 2011

yang Ikhlas yaa.. :))




Ikhlas memang sangat mudah untuk diucapkan tapi sangat sulit untuk dijalanin. Karena itu membutuhkan proses yang panjang sehingga bisa membimbing kita pada sebuah keikhlasan.


Ketika cintaku terbentur dengan perasaan hati. Dan terpalingkan karena ‘rumput tetangga selalu lebih hijau’. ketika aku harus menerima kenyataan orang yang aku sayangi membagi kasihnya dengan wanita lain. Ketika rencana hanyalah tinggal sebuah rencana yang tidak terwujud. Tidak mudah untuk menerima kenyataan itu bahkan mungkin sangat sulit untuk aku terima. Hari demi hari aku lewati dengan air mata dan kesedihan. Di kesunyian dan keheningan malam aku menangis di hadapanNYA bukan untuk menyesali apa yang terjadi padaku tapi menyesal kenapa aku belum bisa menjadi hambaNYA yang ikhlas menerima kenyataan ini. 

Tapi itulah hidup. Adakalanya kita harus mengalami sesuatu yang pahit. Apapun yang terjadi itulah yang terbaik buat aku meski aku harus sedih, kecewa dan merasa diperlakukan tidak adil. 

Aku hanya berusaha untuk ridha dengan semua ketentuan yang telah digariskan oleh Allah. Menerima apapun yang terjadi bukan berarti tidak berusaha untuk meraih sesuatu yang lebih baik. Tapi berusaha untuk ikhlas dan menyerahkan semua ini kepadaNYA akan menenangkan hati yang gelisah. Karena dibalik kejadian ini pasti ada hikmahnya dan Insya Allah bisa membimbing aku untuk menjadi seseorang yang kuat, sabar dan ikhlas dalam menjalani hidup. 


Ketika kita ikhlas dan bersyukur dengan semua yang diberikan Allah akan memberikan ketenangan yang luar biasa di hati kita. Sesungguhnya bersama kesulitan pasti ada kemudahan dan DIA akan memberikan jalan yang terbaik. Yakin bahwa rencana Allah itu lebih indah. 

Buat sahabat-sahabtku yang lagi sedih, harus tetap semangat karena Allah sayang kepada hambaNYA yang kuat dalam menjalani ujian dariNYA. Karena sebenarnya begitu banyak anugerah dan nikmat yang diberikan olehNYA yang harus kita syukuri. Selalu berprasangka baik kepadaNYA dan bersyukur Allah masih memberikan ujian kepada kita, itu berarti kita termasuk orang-orang yang masih diperhatikan olehNYA.


Allah selalu memberikan sesuatu yang kita butuhkan, bukan sesuatu yang kita inginkan. Karena DIA lebih tahu mana yang terbaik buat hambaNYA. 


Ikhlas, sabar dan bersyukur adalah 3 kunci orang hidup. Tidak mudah bahkan mungkin sangat sulit. Tapi tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan mencoba untuk menjalaninya dalam kehidupan kita.  


Terima Kasih Yaa Allah untuk kasih sayang, kekuatan dan semua yang sudah Engkau berikan kepadaku. Berikan petunjuk dan bimbinganMu kepadaku seperti yang telah Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang Engkau sayangi. Ijinkanlah aku untuk menghabiskan sisa umurku untuk lebih dekat dan mencintaiMu.




Friday, June 10, 2011

pangeran kecil



Sebenarnya aku tak tega melihat semua itu. Aku diam bukan berarti aku tak peduli. Aku justru sangat merasakan kesakitan itu, kepedihan itu, dan ketersiksaan itu. Aku tak tega. Sehingga aku lebih baik tak melihat dan memilih menjauhnya.

Mungkin bukan seperti itu sikap yang seharusnya kau lakukan. Dia masih terlalu kecil. Ya, sangat kecil. Masih anak-anak. Terlalu keras sikap itu jika dilakukan untuknya. Mungkin menurut Anda, itu sebagai pelajaran. Tapi, sungguh, menurutku itu terlalu kejam. Aku benar-benar tak tega. Sungguh tak tega kala mendengar gertakanmu yang amat sangat keras. Apalagi melihat kejamnya kau dengan mudahnya mengubah semua benda di depanmu menjadi senjata tuk menyakitinya. Terlebih tangisan kencangnya karena sikap kasarmu. Sebenarnya hatiku menangis. Hati ini sangat sakit. Dan ingin sekali air mata ini ku teteskan namun aku selalu mencegahnya. Ingin sekali hati ini bersuara untuk menampilkan rasa iba. Ingin sekali jiwa ini bergejolak menunjukkan sikap kedewasaanku dan menasehatimu. Ingin sekali bibir ini bersuara tuk sekadar mengucapkan “cukup!!! dia manusia, dia anak kecil, dia bukan hewan ataupun benda mati!!!”. Tapi, entah mengapa semua itu tak bisa ku lakukan. Lidahku kelu seketika kala semua itu terjadi. Ya Allah, Andai kau tahu itu.. T.T

Seharusnya kau bisa lebih dewasa lagi tuk menyikapi kekanak-kanakannya. Aku tahu, mungkin saking kekanak-kanakannya terkadang mengganggu kau disaat pikiranmu ruwet, di saat emosimu naik, atau justru memang kau tak punya sosok layaknya orang yang lebih tua? Entahlah. Mungkin kau lupa, bahwa dia adalah anak kecil. Ya, bukan anak kecil namanya kalau bukan seperti itu sikapnya.

Namun, menurutku, kebahagiaan yang ia dapat sekarang, tak sebanding dengan kebahagiaan yang ku dapat saat seumuran dengannya. Bukan hanya sebatas pengandaian dan mimpi-mimpi belaka seperti itu. Aku kasihan, terlalu banyak inginnya yang kau paksakan tuk dijadikannya mimpi. *aku tak bermaksud menyalahkanmu, maaf*.   Ingin sekali ku mewujudkan mimpi kecilnya, tapi ku belum mampu.  Sewaktu kecilku, ku dimanja, kau penuhin semua inginku, kau ajak aku tamasya keliling kota. Kau ajak aku jalan-jalan sore. Kau belikan semua pintaku. Pun tak luput dengan kekejaman yang kau lakukan, namun hanya sedikit, tak terlalu sakit, seperti yang dia rasakan.

Aku tahu kau sayang aku. Menyayangi lebih dari yang lain, tepatnya. Mungkin karena aku sedikit membahagiakanmu tanpa kesadaranku. Mungkin karena aku  tak sengaja selalu membawa nama baikmu, mengharumkan nama mu di depan pahlawan tanpa tanda jasaku,dan di depan orang-orang sekitarmu. Tidak seperti dia *maaf, pahlawan kecilku, ku tak menjelekkanmu*.  Wajar bila dia tak sepertiku. Manusia diciptakanNYA berbeda-beda. Pun dengan orang tua yang sama. Terlebih lahir kembar. Tak akan selalu sama. Sebenarnya, aku melihat kelebihan tersirat yang ia miliki. Dia cerdas. Dia mampu. Namun hanya sedikit nakal, sewajarnya anak kecil. Apa kau tak bisa melihat kemampuannya itu? Kelebihannya itu? Sebenarnya aku mengerti dia. Dia hanya bisa kau tegur dengan sentuhan halus. Dia hanya ingin dimengerti sebagai sosok anak kecil. Dia hanya ingin dimanja dikala hatinya bergejolak, layaknya seorang anak kecil yang butuh kasih sayang lebih.

Hanya butuh KESABARAN, sebenarnya, kau dapat menyikapinya, dan kesakitan itu tak akan terjadi padanya,padaku, atau pada mereka.

Aku khawatir dengan sakit yang ia dapatkan darimu, akan tertanam penilaian buruk tentangmu, darinya.
Aku khawatir dengan sikap ketidakwajaranmu, akan membuatnya semakin berani padamu sehingga mungkin tersimpan rasa ingin membalasnya.
Aku khawatir dengan kejam yang kau lakukan, akan membuat dia tertekan dan terganggu jiwa kecilnya.
Ya, aku yakin, ia sangat tertekan sekali. Aku melihat dari matanya, dari isak tangisnya,dari air matanya, dan dari sikapnya memohon-mohon agar kau menghentikan keterlewatanmu.  
Ku tegaskan lagi, ku tak tega.T.T

Aku sayang dia. Aku kasihan dengannya. Aku menghargai sikap kekanak-kanaknnya. Dan aku mengerti akan butuhnya kasih sayang yang lebih untuknya.
Tolong, jangan sakiti ia. Berlatihlah untuk tidak selalu membuat enteng senjata. Berlatihlah untuk lebih melunakkan kerasnya hatimu. Berlatihlah untuk lebih mendewasakan sikapmu. Berlatihlah untuk lebih menghargainya sebagai anak kecil. Dan berlatihlah untuk mulai lebih mengerti dan ikut merasakan kesakitan yang ia rasakan dan berilah ia kasih sayang yang lebih, dengan tulus, tanpa paksaan, tanpa keras, ataupun sakit.
Hanya pesan itu, untukmu.. demi pahlawan kecilku yang jua akan mengharumkan namamu kelak dan membuatmu tersenyum kala dewasa kelak, disaat kau tengah rapuh. *maaf*
Ya Allah, semoga Engkau memaafkan dan melindungi mereka, amiin..


 

~k-e-p-o-m-p-o-n-g~ Copyright © 2008 Black Brown Pop Template designed by Ipiet's Blogger Template